1.Average
Fungsi yang menghasilakan nilai rata-rata dari array yang diberikan
Bentuk Umum: AVERAGE(number1;number2;¼) atau AVERAGE(Array)
Contoh:
AVERAGE(A1:A11) menghasilkan rata-rata nilai pada kolom A baris 1 sampai
dengan 11.
2.Correlation
Fungsi yang menghasilkan nilai korelasi dari dua array yang diberikan
Bentuk Umum: CORREL(Array1;Array2)
Contoh:
CORREL(A1:A11;B1:B11) menghasilkan nilai korelasi antara kolom A dan kolom
B dari baris 1..11
3.Minimum
Fungsi yang menghasilkan nilai minimum dari array yang diberikan
Bentuk Umum: MIN(Array)
Contoh:
MIN(A1:A11) menghasilkan nilai minimal dari array pada kolom A dari baris
1..11
4.Maximum
Fungsi yang menghasilkan nilai maximal dari array yang diberikan
Bentuk Umum: MAX(Array)
Contoh:
MAX(A1:A11) menghasilkan nilai maximal dari array pada kolom A dari baris
1..11
5.Mode
Fungsi yang menghasilkan nilai modus dari array yang diberikan
Contoh:
MOD(A1:A11) menghasilkan nilai modus dari array pada kolom A dari baris
1..11
6.Permutation
Fungsi yang menghasilkan nilai permutasi dari bilangan yang diberikan
Bentuk Umum: PERMUT(number;number_chosen)
Contoh:
PERMUT(A1:A11) menghasilkan nilai modus dari array pada kolom A dari baris
1..11
7.Standarize
Fungsi yang menghasilkan nilai standarisasi dari suatu bilangan dengan mean dan
standard deviasi yang diberikan
Bentuk Umum: STANDARIZE(number;mean;standard_dev)
Contoh:
STANDARIZE(3;0;3)
8.Standard Deviation
Fungsi yang menghasilkan nilai estimasi dari standar deviasi dari suatu array yang
diberikan
Bentuk Umum: STDEV(Array)
Contoh:
STDEV(A1:A11)
9.Variance
Fungsi yang menghasilkan nilai estimasi berdasarkan sampel yang diberikan
Bentuk Umum: VAR(Array)
Contoh:
VAR(A1:A11)
10.Left
Fungsi yang mengembalikan beberapa karakter pada text dihitung dari kiri.
Bentuk Umum: LEFT(text;number)
Contoh:
LEFT(“SAYA”;3) menghasilkan SAY
LEFT(A1;2) mengambil 2 karakter paling kiri pada text di sel A1
11.Right
Fungsi yang mengembalikan karakter pada text dihitung dari kanan.
Bentuk Umum: RIGHT(text; number)
Contoh:
RIGHT(“AKU”;2) menghasilkan KU
RIGHT(B3;2) mengambil 2 karakter paling kanan pada text di sel B3
12.Mid
Fungsi yang mengembalikan sejumlah karakter pada text dimulai dari indeks karakter
tertentu.
Bentuk Umum: MID(text;start_index;number)
Contoh:
MID(“PON-ONI”;2;5) menghasilkan ON-ON
MID(B4;4;3) megambil 3 karakter dimulai dari indeks ke-4 pada text di sel B4
13.Len
Fungsi yang menghasilkan panjang text
Bentuk Umum: LEN(text)
Contoh:
LEN(“AKU”) menghasilkan nilai 3
LEN(D5) menghasilkan panjang dari text yang terletak di sel D5
14.Not
Fungsi yang menghasilkan nilai negasi dari operannya
Bentuk Umum: NOT(logical_value)
Contoh:
NOT(TRUE) meghasilkan nilai FALSE
NOT(B1>5) menghasilkan TRUE jika nilai sel B1 < 5, FALSE jika nilai sel B2 >5
15.And
Fungsi yang mengembalika nilai TRUE jika semua nilai pernyataannya TRUE
Bentuk Umum: AND(logical_value1;logical_value2;logical_value3;…)
Contoh:
AND(TRUE;FALSE) menghasilkan FALSE
AND(A1>5;B1<4) menghasilkan TRUE jika nilai sel A1>5 dan B1<4
16.Or
Fungsi yang mengembalikan nilai TRUE jika salah satu nilai pernyataannya TRUE
Bentuk Umum: OR(logical_value1;logical_value2;….)
Contoh:
OR(A1>5;B2<4) menghasilkan FALSE jika nilai A1<=5 dan B2>4.
17.IF
Fungsi yang mengembalikan statemen tertentu jika benar, dan statement yang lain jika
salah.
Bentuk Umum: IF(logical_value; statement_true; statement_false)
Contoh:
IF(TRUE;1;0) menghasilkan nilai 1
IF(A5>2; 6; 7) meghasilkan 6 jika A5>2 dan 7 jika sebaliknya.
Possibly Related Posts:
- Tutorial 5: Membuat Penomboran Automatik
- Tutorial 4 : Fungsi Mathematik
- Tutorial 3: Autoshape Teks
- Tutorial 2: Berpindah dalam Sheet dan Workbook tanpa Tetikus
- Tutorial 1: Cara Ubah Posisi Tabel Matriks
















Komen Terbaru